-
Hasil Pertandingan Indonesia Vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar
Civilindo.website – Jakarta, Indonesia telah memulai kualifikasi Piala Dunia 2022 semalam dengan melawan Malaysia yang merupakan musuh bebuyutan dalam sejarah persepakbolaan Asia Tenggara selama inir
-
Jalan-jalan ke puncak Tetetana
Lumayan hampir seminggu lebih kita libur Lebaran plus cuti bersama. Tak terasa sudah kembali lagi ke aktivitas kita masing-masing. Dan mungkin ada juga yang masih di rumah masih merasakan lelah perjalanan mudik dari kampung halamannya
-
6 Prediksi Tren Teknologi di Tahun 2019
Tren teknologi di tahun 2019 merupakan hal yang menarik untuk diprediksi mulai dari sekarang. Meskipun tidak selalu akurat, menebak-nebak tentang masa depan tentu bukan menjadi masalah.
-
Spesifikasi Teknis Delineator Besi dan Plastik
A. BAHAN DELINEATOR Delineator dapat terbuat dari pipa besi atau pipa plastik yang dilengkapi dengan bahan bersifat reflektif
-
Mengenal Sebira Pulau Terluar Jakarta Yang Terlupakan
Di antara lebih dari seratus buah pulau yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Adminitratif Kepulauan Seribu di sisi utara Kota Jakarta, ada sebuah pulau yang letaknya paling luar dari gugusan Kepulauan Seribu
Senin, 10 Juni 2019
Timnas U-23
Selasa, 04 Juni 2019
Piala Dunia U-20 Balas Dendam, Ekuador Raih Tiket ke Perempat Final
Piala Dunia U-20 2019 - Balas Dendam, Ekuador Raih Tiket ke Perempat Final
![]() |
| Logo Piala Dnia U20 |
Senin, 03 Juni 2019
Hasil Timnas U-23 Indonesia vs PSIM Yogyakarta Ujicoba SEA Games 2019, Skor 0-0
Hasil Timnas U-23 Indonesia vs PSIM Yogyakarta Ujicoba SEA Games 2019, Skor 0-0
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri mengganti massal para pemainnya.
Mulai dari bek, gelandang hingga sang kiper pun tak urung diganti atas evaluasi di babak pertama.
Garuda Muda menampilkan permainan berbeda di babak kedua, yakni dengan umpan lambung jauh dan didominasi dengan lari cepat para pemain.
PSIM tak mengendorkan serangan, kolaborasi Agung,Ichsan, dan Gonzales pun membuat repot pertahanan Garuda Muda.
Di menit 55, Agung mendapat kesempatan menyundul bola di kotak penalti, namun kiper Garuda Muda lebih ceoat menyambar bola.
Menit 59, Garuda Muda mendapat peluang di koatk penalti PSIM.
Tak berbeda dengan Timnas, PSIM [ada menit 60 juga mengganti tiga pemainnya langsung, termasuk Maitimo.
Higga menit 67, skor masih kacamata alias 0-0. Menit 71, Timnas mendapat peluang emas melalui Yacob Sayuri.
Bola hasil umpan Rafli itu pun gagal dimanfaatkan Sayuri, dan gol tak tercipta. Menit 78, gikliran Sani Rizky membuat terkejut kiper PSIM.
Tendangan keras hasil bola lepas dilesatkan Sani menyasar ke gawang, namun bola itu dihalau sang kiper.
Menit 80 giliran PSIM melalui El Loco Gonzales memiliki kesempatan melalui service bola lambung.
Pemain yang terkenal dengan bola tinggi dan sundulan mematikan ini tak bisa memanfaatkan peluang.
Menit 84, Timnas mendapat kesmepatan tendangan bebas. Hambali sebagai eksekutor pun membuat bola melenceng jauh di atas gawang PSIM.
Bola umpan jauh dari gawang Timnas tersbeut ditanduknya namun berhasil diamankan kiper meski melseat kencang.
Tambahan waktu tiga menit. Rafli, striker Timnas sempat mengetarkan stadoion karena tembakan bolanya.
Tendangan erasnya membnuat bola melaju cepat hanya pas dalam cengkeraman kiper PSIM.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor berakhir 0-0, Garuda Muda ditahan PSIM.
Pelatih: Indra Sjafri
PSIM Yogyakarta: 58-I Putu Pager; 16-Fandy Edy, 28-Aditya Putra Dewa, 44-Achmad Hisyam, 77-Tedi Berlian; 18-Raymond Tauntu, 8-Hendika Arga Permana, 4-Muhammad Agung, 23-Ichsan Pratama, 9-Raphael Maitimo; 10-Cristian Gonzales
Pelatih: Vladimir Vujovic
Minggu, 02 Juni 2019
Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs PSIM Yogyakarta, Live Indosiar Minggu 2 Juni Mulai Pukul 20.00 WIB
Jumat, 7 Juni 2019, pukul 15.00 WIB
Timnas U-22 Indonesia Dinanti Tiga Tim Asia Tenggara di Merlion Cup 2019
Timnas U-23 Indonesia Dinanti Tiga Tim Asia Tenggara di Merlion Cup 2019
Turnamen yang diadakan sebagai persiapan menuju SEA Games 2019 akhir tahun nanti ini rencananya akan diikuti oleh empat tim.
Sebagai tuan rumah, Singapura, akan kedatangan tiga tim ASEAN yakni Thailand, Filipina, dan Indonesia.
"Turnamen empat tim ini akan digunakan sebagai pemanasan bagi sebelum tampil di Piala Asia U-23 di Thailand tahun depan," tulis media Thailand, Bangkok Post.
Turnamen dengan format single match ini rencananya bakal berlangsung pada 5-10 Juni 2019.
Keempat tim tersebut akan dibagi menjadi dua pasang yang kemudian diadu di babak semifinal.
Para pemenang akan bertanding di final, sementara tim yang kalah di semifinal akan memperebutkan tempat ketiga.
Filipina yang menjadi tuan rumah SEA Games 2019 menjadi tim yang kurang diunggulkan pada turnamen ini.
Akan tetapi, lebih dari mengincar juara, timnas U-23 Indonesia bisa memanfaatkan Merlion Cup 2019 untuk mengukur kekuatan lawan yang turun di SEA Games 2019.
Di cabang sepak bola SEA Games 2019, timnas U-23 Indonesia berada di pot kedua bersama Malaysia.
Singapura berada di pot keempat alias pot terakhir bersama Kamboja, Timor Leste, Laos, dan Brunei Darussalam.
TARGET MEDALI EMAS
Pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mendapat target mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019.
Kerangka timnas U-23 Indonesia yang akan tampil di SEA Games 2019 sudah terlihat kala menjuara Piala AFF U-22 Februari lalu.
Beberapa pemain langganan timnas seperti Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, Luthfi Kamal, dan Egy Maulana Vikri diprediksi masih akan menjadi tumpuan Indonesia di SEA Games 2019.
Indra Sjafri juga membuka peluang untuk mengombinasikan pemain-pemain tersebut dengan nama-nama baru yang nantinya diseleksi.
Dengan persiapan yang panjang, timnas U-23 Indonesia diharapkan mampu mencapai target membawa pulang medali emas SEA Games 2019 dari cabang sepak bola.
Terakhir kali Tim Garuda Muda meraih emas di SEA Games adalah pada edisi 1991 alias 28 tahun yang lalu.
Gelaran SEA Games 2019 rencananya akan digelar pada 30 November hingga 11 Desember 2019.








